Pantun Jenaka Lucu Cinta Nasehat Jawa

Pantun Jawa, pasti kita pernah mendengar atau membaca tentang jenis pantun jenaka jawa yang berisi pantun nasehat maupun pantun lucu, malahan kadang-kadang ada juga arti pantun cinta jawa yang penuh dengan syair cinta berbahasa Jawa.

Sebagai warga negara Indonesia yang kaya akan bermacam-macam budaya, tidak ada salahnya kita mempelajari jenis budaya Jawa yang salah satunya merupakan bidang sastra termasuk pantun.

Di masyarakat Jawa misalnya Gunungkidul, banyak yang mempunyai unen-unen atau pantun dan sajak jawa yang kalau kita lihat sebenernya kaya akan unsur kedaerahan yang berisi petuah Jawa ataupun nasehat.

Pengertian pantun: Pantun adalah jenis sastra lama yang berkembang di berbagai daerah di seluruh Indonesia termasuk daerah Minangkabau, dan juga Jawa diantaranya. Pada umumnya pantun terdiri dari 4 baris dan berakhiran a-b-a-b dan ada juga yang berakhiran a-a-a-a. Kalau di masyarakat Jawa, pantun sering juga disebut dengan istilah parikan.


Pantun Jenaka Lucu Cinta Nasehat Jawa

Di bawah ini beberapa contoh parikan Jawa atau pantun bahasa Jawa
------------------------------------------------------------------------------

budhe teko nggowo bolu
ngakune joko anak'e telu
mangan jadah, entek'e telu
najan simbah, adhi kelasmu

Tuku gabah ning Semarang
Gabah garing sekepelan
Ra Masalah wedok lanang
Sing penting duwe bolongan

tuku ciu sak botole
bapak turu ketok botole

tuku gulo neng pasar wage
pasar tutup gulone payu
aku gelo marang kowe
kowe lungo ninggalne aku

siji loro telu papat
lima enem pitu wolu
biji loro tetep hebat
angger nembang melu ngguyu

4 Responses to "Pantun Jenaka Lucu Cinta Nasehat Jawa"