Puisi Berantai Humor

Sepertinya jarang sekali kita mendengar jenis puisi berantai humor atau puisi berantai yang tiap bait katanya mengandung makna yang saling berkaitan. Kalau di jaman dahulu, puisi berantai ini sangat populer dengan berbagai topik dan sajian yang menarik.

Namun di jaman sekarang ini semakin susah untuk mencari hal-hal yang berkaitan dengan sastra, misalnya seperti humor puisi berantai ini. Mungkin karena jaman sudah berubah sehingga yang sekarang populer adalah gambar kata bijak atau kata kata kangen, sedangkan para remaja lebih suka main Facebook.

Bagaimanapun kita sebagai generasi penerus masih harus tetap melestarikan warisan budaya yang satu ini, berikut ini beberapa bait puisi berantai (humor) yang berhasil saya kutip dari sumber di internet.

Puisi Berantai Humor

Tukang Tahu (B)
B      : TAHU GORENG….. AKU ADALAH TUKANG TAHU. SETIAP HARI,
TANPA KENAL LELAH AKU BEKERJA  MEMBUAT TAHU.
KUSIAPKAN ADONAN, LALU ………..
B      : AKU GODOK DENGAN AIR MENDIDIH. ISI TAHUKU UNIK LOH.
BIASANYA AKU ISI TAHUKU DENGAN DAGING, DENGAN BASO.
BAHKAN KADANG-KADANG AKU ISI TAHUKU DENGAN….
B      : GEROBAK TAHU. HARI INI GEROBAK TAHUKU RUSAK. AKU INGIN
SEKALI MEMBELI GEROBAK TAHU YANG BARU. TAPI UANGKU
HABIS. SUDAH DUA HARI INI AKU TIDAK MAKAN NASI. AKU
SEHARI-HARI HANYA MAKAN …….
B      : TAHU-TAHU BASI. KINI AKU MERANA. DAGANGANKU LUDES,
BADANKU LEMES, PERUTKU MULES. AKU PUN MALES. AH… APES.
SEMOGA DOAKU TERBALES. DALAM TIDURKU AKU BERDOA
LIRIH…

Itulah salah satu contoh sajak puisi berantai humor yang semakin jarang dijumpai. Jika kalian juga memiliki koleksi lainnya tentang kumpulan puisi berantai, silahkan berbagi melalui komentar.

1 Response to "Puisi Berantai Humor"