Pensil yang Bagus untuk Menggambar

pensil gambar yang bagus

Memilih jenis pensil yang bagus untuk menggambar memang perlu ketelitian terutama bagi yang memiliki hobi melukis dan gambar-menggambar tentu menginginkan hal yang memuaskan untuk setiap goresan pensil tersebut. Kalau yang kita perlukan adalah pensil lukis yang memberikan hal memuaskan tentu harus tahu tentang apa itu fungsi utama dari pensil tersebut, meski ada pensil merk bagus namun kalau tidak digunakan dengan tepat maka tidak akan maksimal hasil yang diperoleh.

Umumnya untuk keperluan menggambar banyak orang memilih pensil Faber Castel yang memiliki ukuran jenis 2B, 3B, 4, dsb. Namun bagi yang hobi melukis tentu tahu ada dua jenis pensil utama yang harus ada ketika akan memulai aktifitas lukisan.

Pensil tersebut dapat dikategorikan sebagai pensil keras dan pensil lunak.

Pensil keras = pensil keras adalah pensil dengan kode H, yang mana semakin besar angkanya maka tingkat kekerasan pensil tersebut semakin tinggi dan goresan yang dihasilkan akan semakin samar. Diantara jenis pensil H adalah H, 1H, 2H, 3H, 4H, 5H, 6H, 7H, 8H, dan 9H

Pensil lunak = pensil lunak memiliki kode khusus B, yang mana semakin tinggi angkanya akan menghasilkan gambar yang lunak dan hitam pekat. Pensil lunak terbagi menjadi B, 2B, 3B, 4B, 5B, 6B, 7B, 8B, dan 9B
Sebagai orang yang hobi menggambar minimal kita tahu kegunaan dari masing-masing jenis pensil tersebut, misalnya pensil 2B sangat cocok digunakan untuk menggambar, misalnya menggambar pemandangan. Ada pula pnesil jenis F yang belum banyak digunakan.

Intinya kita tidak harus memiliki semua jenis pensil namun setidaknya pernah mencoba dan membandingkan lebih nyaman yang mana ketika sedang menggambar. Yang terpenting adalah memilih pensil yang menghasilkan goresan halus dan nyaman ketika didgunakan untuk membuat setiap lekukan dari gambar yang kita buat.

Jenis Batuan dan Ciri-Cirinya

Jenis Batuan dan Gambarnya

Ada banyak sekali benda padat di bumi ini. Salah satunya adalah batuan. Batuan yang ada pun juga beragam macam jenisnya. Hal ini dikarenakan proses terbentuknya juga berbeda-beda sehingga memiliki ciri khusus yang sangat bebeda juga. Apa saja batuan tersebut. Dibawah ini adalah jenis-jenis batuan:

Batuan Beku (Batuan Magma/Vulkanik)

Batuan beku merupakan batuan yang terbentuk akibat magma yang membeku. Apakah yang dimaksud dengan magma? Magma adalah benda cair yang sangat panas yang ada di perut bumi dan jika magma tersebut sudah mencapai permukaan bumi, biasanya dsebut dengan lava. Batuan beku sendiri terdiri dari beberapa macam, yaitu:

Obsidian
Batu obsidian disebut juga dengan batu kaca. Batu jenis ini berwarna hitam atau coklat tua dengan permukaan yang halus dan mengkilap. Batu obsidian biasanya digunakan sebagai alat pemotong dan mata. Proses terjadinya batu obsidian berasal dari magma yang membeku dengan cepat dipermukaan bumi.

Batu granit
Batu granit tersusun atas butiran yang kasar. Batu ini memiliki dua warna, yaitu putih dan abu-abu. Batu jenis ini biasana dimanfaatkan sebagai bahan bangunuan. Proses terjadinya batu ini agak berbeda dengan obsidian, karena batu granit ini berasal dari magma yang membeku dalam kerak bumi. Proses pembekuan ini berlangsung secara perlahan sehingga batu ini termasuk batuan beku dalam.

Batuan basal
Batuan basal atau batu lava ini berwarna keabu-abuan. Batu ini terdiri dari butiran yang sangat kecil dan digunakan sebagai bahan bangunan. Batu ini terbentuk dari magma yang telah membeku dibawah lapisan kerak bumi yang tercampur dengan gas sehingga batu ini memiliki rongga kecil.

Batu andesit
Batuan andesit berwarna putih keabu-abuan dan memiliki butiran kecil seperti yang dimiliki batuan basal. Batu ini digunakan untuk membuat arca dan bangunan candi. Batu ini terbentuk dari magma yang membeku cepat dibawah kerak bumi.

Batu apung
Batu apung berwarna coklat agak keabu-abuan dan juba berongga-rongga. Batu apung biasanya dimanfaatkan untuk mengampelas kayu dan sebagai bahan penggosok.

Batuan Endapan (Batuan Sedimen)

Merupakan batuan yang terbentuk dari endapan hasil pelapukan batuan atau dapat juga terbentuk dari batun terkikis atau dari endapan sisa-sisa binatang dan tumbuhan. Dibawah ini adalah beberapa jenis batuan endapan:

Batu breksi
Batu breksi terdiri atas kerikil-kerikil dengan permukaan yang sangat tajam. Batu breksi juga digunakan sebagai bahan bangunan. Untuk proses terbentuknya batu breksi ini adalah berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku.

Batu kapur
Sesuai dengan namanya, batu kapur ini terdiri atas butiran-butiran kapur halus yang berwarna putih agak keabu-abuan. Batu ini digunakan sebagai bahan campuran pembuat semen. Batu ini terbentuk dari endapan hasil pelapukan tulang dan cangkang hewan-hewan laut.

Batu konglomerat
Batu konglomerat terdiri dari kerikil-kerikil yang memiliki permukaan yang tumpul. Batuan ini biasanya digunakan sebagai bahan bangunan. Batu konglomerat berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku.

Batu pasir
Batu pasir terdiri atas butiran-butiran pasir yang berwarna abu-abu, merah, kuning atau putih. Batuan jenis ini sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Batuan pasir terjadi karena adanya endapan hasil pelapukan batuan beku yang butirannya kecil-kecil.

Batu serpih
Batuan serpih ini terdiri dari butiran-butiran batu lempung atau tanah liat yang berwarna abu-abu, kehijauan, merh atau kuning. Batu ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Batu serpih ini terbentuk dari endapan hasil pelapukan batuan tanah liat.


Batuan Malihan (Metamorf)

Merupakan batuan yang terbentuk dari batuan sedimen yang mengalami perubahan karena mendapatkan panas dan tekanan dari dalam Bumi. Ada beberapa jenis batuan malihan, yaitu:

Batu genes (gneiss)
Batu gneiss ini memiliki warna putih keabu-abuan yangs sering dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan seperti asbak, jambangan bunga dan patung. Bati gneiss ini terbentuk dari batuan Pluto granit yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan.

Batu marmer
Batu marmer ini memiliki warna putih atau hitam, memiliki permukaan yang halus dan keras. Batuan ini biasanya dimanfaatkan untuk membuat meja, papan nama, batu nisan dan pelapis dinding bangunan. Proses terbentuknya batu marmer adalah berasal dari batuan kapur yang mengalami perubahan karena tekanan dan panas.

Macam Jenis Contoh Imbuhan Awalan, Sisipan dan Akhiran

Mengenal Imbuhan dalam bahasa Indonesia - Kali ini dwijo.com akan membahas tentang macam-macam imbuhan beserta contoh lengkapnya yang akan kita ulas untuk memenuhi tuntutan tugas bahasa Indonesia tentang bagaimana cara menyusun kalimat imbuhan baik itu imbuhan awalan, sisipan, maupun akhiran.

Contoh Imbuhan

Berikut ini beberapa macam jenis imbuhan yang digunakan dalam kalimat beserta contoh penggunaannya:

Me-kan
Imbuhan me-kan befungsi sebagai pembentuk kalimat berita dari kalimat perintah yang menggunakan akhiran –kan. Misalnya:
Tuangkan air ini ke dalam gelas! Rosa, menuangkan air ini ke dalam gelas.
Ambilkan tas ayah di meja! Adik mengambilkan tas ayah di meja.
Jalankan mobil itu. Kakak menjalankan mobil itu.

Di-kan
Imbuhan di-kan berfungsi membentuk kalimat pasif dari kalimat berita yang dibentuk dengan imbuhan me-kan. Contoh:
Santi meletakkan buku itu di atas meja. Buku itu diletakkan Santi di atas meja.
Paman menjalankan mobil itu. Mobil itu dijalankan paman.
Siswa kelas V dan VI mengikuti lomba menulis puisi. Lomba menulis puisi diikuti siswa kelas V dan VI.

Di-i
Imbuhan di-I berfungsi membentuk kalimat berita pasif dan proses pembentukan dari bentuk perintah yang berimbuhan –i. Misalnya:
Gulai Gulai the pahit ini! Teh pahit ini digulai kakak.
Lempari Lempari sarang lebah itu!
Garisi Garisi kertas ini! kertas ini digarisi adik.
Makna imbuhan di-i
Berlaku seperti, misalnya:
Sekolah ini dikepalai oleh Pak Hery. berlaku seperti kepala.
Menjadikan
Sayur ini baru saja dipanasi. menjadi panas
Perbuatan diulang-ulang
Kaleng bekas itu dipunguti pemulung. diulang-ulang dipunguti

Ber-
Imbuhan ber- memiliki tiga arti, yaitu:
Mempunyai atau memiliki, misalnya:
Murid baru itu bernama Indah. memiliki nama Indah
Mengerjakan atau menjadi, misalnya:
Ayah berdagang di pasar Mawar. ayah menjadi pedagang.
Himpunan, misalnya:
Mereka bertiga mencari ikan di sungai bertiga berarti tiga orang.

Ber-an
Imbuhan ber-an memiliki tiga arti, yaitu:
Menyatakan resiprok/ saling, misalnya:
Mereka berpelukan melepas rindu. saling berpelukan
Menyatakan perbuatan, misalnya:
Warga berhamburan keluar rumah. perbuatan keluar rumah
Memakai atau mengenakan:
Siswa berpakaian rapid an bersih.

Ber-kan
Imbuhan ber-kan memiliki dua arti, yaitu:
Memakai - sebagai atau menggunakan - untuk, misalnya:
Kami duduk dibawah pohon beralaskan tikar. artinya, memakai tikar sebagai alas atau menggunakan tikar untuk alas.
Ringkasan dari-akan
Roni bermimpikan naik kelas. naik dari kelas yang lebih rendah kelas yang lebih tinggi.

Pe-
Pe- merupakan awalan yang berarti melekat di awal kata. Imbuhan pe- muncul pada beberapa bentuk (variasi/ alomorf), yaitu:
Pe-
Contoh: pe + mabuk pemabuk
Pen-
Contoh: pe + tambang penambang
Pem-
Contoh: pe + bantu pembantu
Peny-
Contoh: pe + sapu penyapu
Peng-
Contoh: pe + goring penggoreng
Penge-
Contoh: pe+ bom pengebom
Imbuhan pe-, seperti yang dicontohkan diatas berfungsi sebagai pembentuk kata benda. Arti yang dimiliki imbuhan pe- adalah sebagai berikut:
Alat untuk me-, misalnya: pemerah (bibir) alat untuk memerahkan bibir.
Orang yang melakukan perkerjaan ber, misalnya: pedangang.
Orang yang bersifat, misalnya: pemaaf, penyanyang.
Orang yang membuat, misalnya: penyair.
Yang membedakan, misalnya: pemutih.
Orang ya me-, misalnya: penjual.

Per-an
Imbuhan per-an tidak mengalami perubahan bila telah bergabung dengan kata-lain. Imbuhan tersebut berfungsi sebagai pembentuk kata benda. Imbuhan per-an mempunyai kedekatan dengan imbuhan ber-, sehingga ada kata berimbuhan per-an, ada kata imbuhan ber. Contoh: permainan – bermain, perbuatan-berbuat.
Makna yang ada dalam imbuhan per-an, adalah:
Menyatakan hal atau perbuatan. Misalnya: permainan, pertandingan.
Menyatakan tempat. Misalnya: pertokoan, perhentian.

Ter-
Imbuhan ter- menyatu di awal kata, berfungsi untuk membentuk kata kerja intransitive. Pada umumnya imbuhan ter- tidak mengalami perubahan bentuk bila ditambahkan pada kata lain. Arti yang dimiliki oleh imbuhan ter- dapat berbeda-beda, antara lain:
Menyatakan paling, misalnya: terbaik, tertinggi.
Menyatakan dapat di-, misanya: tertangkap.
Menyatakan sudah di-, misalnya: terpakai, t;erbunuh.
Menyatakan tidak sengaja, misalnya: terjatu;h, terlepas.
Menyatakan tiba-tiba, misalnya: terduduk, terdengar.
Meskipun dapat disebutkan contoh dari masing-masing arti yang ada, namun secara jelasnya bar dapat dibedakan bila telah digunakan dalam kalimat.

Klasifikasi dan Penjelasan Tentang Beruang Kutub

Beruang kutub adalah jenis hewan karnivora terbesar di dunia. Hewan ini tersebar di seluruh daerah kutub, Alaska, Kanada, Rusia dan Norwegia. Beruang kutub memang diciptakan untuk hidup di daerah es, hal ini dibuktikan dengan kemampuan beruang kutub untuk beradaptasi di habitat es. Beruang ini memiliki bulu yang lebih tebal dibandingkan dengan beruang lainnya. Seperti gambar diatas, beruang ini memiliki bulu sampai menutupi kaki agar tetap hangat di suhu yang sangat dingin. Sekilas kita melihat bahwa bulu beruang kutub itu berwarna putih, padahal sebenarnya tidak benar-benar putih. Bulu beruang kutub sebenarnya tidak mengandung pigmen warna. Bulunya yang transparan dan dapat memantulkan cahaya membuatnya terlihat putih, terutama jika terkena sinar matahari, terlebih lagi setelah masa pergantian bulu yang dimulai di musim seni hingga musim panas. Sebelum masa pergantian bulu, beruang kutub terlihat berwarna kuning akibat dari minyak yang berasal dari anjing laut yang dimakannya.

Artikel tentang morfologi dan klasifikasi beruang kutub ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang bertema cara berkembang biak beruang kutub, baca selengkapnya disini: http://www.dwijo.com/2012/01/cara-berkembang-biak-beruang-kutub.html

Beruang kutub adalah hewan yang besar. Hal ini dapat dilihat dari berat badannya. beruang jantan yang sudah tua dapat memiliki berat sekitar 375 kg hingga 600 kg, sedangkan yang betina berkisar 165 kg hingga 325 kg. Hewan ini biasanya memangsa anjing laut,singa laut dan burung. Pada musim gugur, beruang kutub tak perlu bersusah payah untuk mencari mangsanya karena pada musim ini pula anjing laut biasanya membuat sepuluh hingga lima belas lubang pada permukaan es sebagai tempat untuk bernapas. Para beruang hanya perlu menunggu anjing laut ke atas permukaan dan menyantapnya. Tentu saja, beruang tidak hanya sekedar menunggu, akan tetapi juga memanfaatkan ketajaman indera penglihatan, penciman dan juga pendengaran mereka sehingga anjing laut juga mudah ditangkap.. Anjing laut biasanya muncul ke permukaan setiap 5 hingga 15 menit.

klasifikasi beruang kutub
Pada saat es mengalami pergerakan di musim panas, beruang kutub juga mengikuti pergerakan tersebut. Beruang kutub dapat berjalan hingga ribuan mil setiap tahunnya untuk mengikuti sumber makanannya. Beruang kutub berjalan dengan kecepatan 5 hingga 6 kilometer per jam dan berlari hingga 40 kilometer per jam tetapi hanya untuk jarak pendek. Beruang kutub juga adalah perenang yang hebat.

masa kawin beruang kutub berada di akhir bulan Maret hingga Mei. Hewan ini adalah hewan yang aktif. Oleh karena itu, mereka juga memiliki kemampuan untuk mengurangi kecepatan metabolisme pada saat makanan mulai langka dan dan menyesuaikan kembali ketika makanan sudah banyak. Beruang yang sati ini memang tidak seperti beruang pada umumnya.Beruang kutub yang tidak berkembang biak tidak mengalami hibernasi di musim dingin. Sedangkan beruang kutub yang sedang hamil harus perbanyak makan di musim panas dan gugur. Ini dilakukan untuk mengumpulkan persediaan lemak agar dapat bertahan hidup selama bersarang. Kehamilan beruang kutub hampir sama dengan manusia, yaitu sekitar delapan bulan. Sekali hamil, beruang kutub dapat melahirkan satu hingga empat ekorr anak, tetapi umumnya 2 ekor anak beruang.

Beruang kutub betina bersarang di bulan Oktober di sebuah tumpukan es yang tebal atau di daratan. Dan anak beruang akan bersama induknya hingga berumur 2,5 tahun untuk belajar caranya berburu dan bertahan di habitat es. Beruang betina adalah hewan mamalia dengan tingkat reproduksi paling rendah, hal ini dapat dilihat bahwa beruang betina hanya dapat melahirkan lima ekor beruang selama hidupnya.

Pengertian, Syarat, Bentuk dan Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan dinamis antar sesama manusia. Hubungan ini dapat berupa hubungan antara satu individu dengan individu lain, antara satu kelompok dengan kelompok lain, dan juga hubungan antara kelompok dengan individu.

interaksi sosial

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Interaksi sosial dapat terjadi apabila:

Kontak sosial
Kontak sosial adalah hubungan antar pihak yang merupakan awal dari sebuah interaksi. Hubungan ini tak harus saling bersentuhan fisik, setiap pihak hanya perlu beraksi satu sama lain. Kontak sosial sendiri dikategorikan menjadi dua, yaitu:

  • berdasarkan cara komunikasi yang juga dibagi menjadi dua,kontak langsung dan kontak tidak langsung.
  • berdasarkan proses komunikasi dibedakan menjadi dua, yaitu kontak primer dan kontak sekunder
Komunikasi, dapat diwujudkan dengan pembicaraan, gerak gerik, sikap, maupun perasaan tertentu.


Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

  1. Kerjasama, yaitu sekelompok manusia yang bergabung menjadi satu untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama tersebut meliputi:
  2. Bargaining, artinya perjanjian tukar menukar barang dan jasa antar dua organisasi atau lebih
  3. Kooptasi, artinya proses penerimaan unsure-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi
  4.  Koalisi, merupakan kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan sama
  5. Joint Venture, adalah kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu dengan system bagi hasil.
  6. Kerukunan, setiap anggota wajib gotong royong dan tolong menolong.
  7. Akomodasi adalah usaha untuk menciptakan keseimbangan dalam interaksi antara individu maupun kelompok yang berkaitan dengan pelaksanaan nilai dan norma sosial dalam masyarakat. Atau usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan atau preselisihan agar kestabilan kembali tercapai. Akomodasi sebenarnya suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya.
  8. Asimilasi adalah proses social yang ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan yang terdapat diantara individu atau kelompok dan usaha mempertinggi kesatuan tindak, sikap, serta proses mental untuk mencapai kepentingan dan tujuan bersama.
  9. Akulturasi adalah menyatunya dua kebudayaan yang berbeda menjadi satu kabudayaan baru tanpa harus menghilangkan kepribadian budaya asli.
  10. Persaingan, merupakan suatu proses sosial yang ditandai dengan adanya persaingan antar individu maupun kelompok dalam mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan dengan cara menarik perhatian atau mempertajam prasangka tanpa menggunakan ancaman dan kekerasan.
  11. Kontravensi, suatu bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan pertikaian serta ditandai dengan adanya gejala ketidakpastian mengenai diri seseorang, keraguan terhadap kepribadian, dan perasaan tidak suka yang disembunyikan bahkan kebencian pada seseorang.
  12. Pertentangan, merupakan proses sosial yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok dengan cara menantang pihak lawan melalui ancaman atau kekerasan untuk mencapai tujuan tertentu.


Faktor Pendorong Interaksi Sosial

  1. Imitasi, merupakan seseorang yang menirukan tingkah laku orang lain yang kemudian ia terapkan dalam kehidupannya.
  2. Sugesti, merupakan suatu pendapat, saran, pandangan atau sikap yang diberikan pada seseorang dan diterima tanpa disertai daya kritik.
  3. Identifikasi, merupakan suatu kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk meniru secara keseluruhan sehingga ia menjadi sama dengan pihak yang ditiru tersebut.
  4. Simpati, adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. Dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting.

5 Jenis Paragraf beserta Ciri dan Contohnya

5 Jenis Paragraf beserta Ciri dan Contohnya
Tulisan kali ini akan menjelaskan berbagai jenis paragraf, ciri-ciri paragraf tersebut dan keterangannya. Berdasarkan tujuannya, paragraf dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:

1. Paragraf argumentasi

Adalah paragraph yang berisi gagasan atau ide yang disertai dengan alasan-alasan yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca mengenai sesuatu.

Paragraph argumentasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Digunakan untuk menuliskan karya tulis ilmiah atau karya yag bersifat ilmiah.
b. Memberikan pendapat yang bertujuan agar para pembaca yakin akan kebenaran dari hal yang diungkapkan tersebut.
c. Pendapat yang diungkapkan harus dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat, seperti gambar, daa, table, dan lain-lain.
d. Ada kesimpulan di akhir paragraph.

Contoh:
“Polusi lingkungan dan udara hampir terjadi di seluruh dunia. Salah satunya adalah di Indonesia. Polusi ini biasanya terjadi pada kota-kota besar. Banyakyua kendaraan dijalan membuat polusi udara karena asap yang dikeluarakan dari kendaraan tersebut, selain itu ada juga pabrik-pabrik yang membuang limbahnya ke sungai yang menyebabkan pencemaran air. Hal ini tentunya akan banyak merugikan banyak pihak, misalnya orang yang berada disekitar sungai yang kotor dapat mengalami berbagai macam penyakit akibat air yang kotor dan udara yang tidak bersih…”

2. Paragraf eksposisi

Yang kedua adalah jenis paragraf eksposisi, yang mana disini Dwi Jo juga memberikan contoh dari paragraf ini. Pengertian-nya adalah jenis paragraf yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan.

Ciri-ciri dari paragraf eksposisi antara lain:
a. Tulisan tersebut mengandung informasi
b. Karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
c. Bertujuan menjelaskan dan memaparkan
d. Hal-hal yang dituliskan adalah berdasarkan fakta
e. Tidak ada maksud untuk mempengaruhi

Contoh;
“Bantuan untuk para korban musibah Gunung Kelud yang terjadi di Kediri, Jawa Timur sampai saat ini tidak dapat tersebar dengan rata rata. Hal ini dikarenakan sulitnya mencapai setiap lokasi akibat jalanan yang tertutup abu vulkanik dan juga jembatan yang ambrol karena tidak kuat mengangkat beratnya pasir akibat letusan gunung Kelud. Tentu saja hal ini menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekurangan bahan pangan dan alat-alat kebutuhan sehari-hari… “

3. Paragraph deskripsi

Adalah ide atau gagasan pokok yang memaparkan suatu objek sehingga para pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasa objek tersebut. Tujuan dari paragraph deskripsi adalah untuk merasakan sendiri dari semua yang ditulis oleh penulis. Objek yang dipaparkan dapat berupa orang, benda, atau tempat.

Ciri ciri paragraf deskriptif telah Dwi Jo tulis, antara lain :
a. Berisi bacaan yang menggambarkan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dan sebagainya)
b. Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita karya tulis tersebut.

Contoh:
“Turis asal Australia itu terlihat cantik dan menawan dengan balutan baju gamis warna biru muda dilengkapi dengan jilbab yang sesuai dengan warna bajunya. Wajahnya yang cantik alami ditambah dengan sedikit riasan di bagian matanya membuatnya semakin mempesona. Dia berjalan layaknya seorang model professional..”

4. Paragraph persuasi

Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal.
a. Terdapat bukti dan fakta yang mempengaruhi atau membujuk pembaca
b. Tulisan yang mendorong dan mempengaruhi dalam suatu hal
c. Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca

Contoh:
“Penggunaan bahan-bahan tradisional dalam perawatan wajah dipercaya lebih sehat, alami dan tanpa efek samping yang berbahaya bagi kulit wajah. Selain itu, perawatan juga tak bisa dilakukan sendiri di rumah sehingga anda tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk ke salon karena cantik tak harus mahal..”

5. Paragraph naratif

Merupakan paragraf yang menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut.

Ciri ciri paragraf narasi :
a. Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan alur dalam cerita
b. berdasarkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
c. biasanya digunakan dalam karya fiksi seperti cerpen,noveldan roman. Selain itu juga dalam tulisan nonfiksi seperti biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,dan riwayat perjalanan.

Contoh:
Dahulu kala, hiduplah seorang petani bernama Toba di sebuah desa di Sumatera Utara. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia bertani setiap hari. Selain itu ia juga memancing di sungai dekat rumahnya.
Suatu ketika, sepulangnya dari ladang, ia pergi memancing. Tak seperti biasanya, sore itu ia sangat susah mendapatkan ikan. Padahal hal itu tak pernah terjadi sebelumnya. Karena terlalu lama menunggu ikan yang tak kunjung memakan umpan dikailnya, ia pun memutuskan untuk pulang. Ia merasa sangat kesal karena tak bisa mendapatkan ikan. Pada saat ia bersiap untuk pulang, tiba-tiba pancingya bergerak-gerak. Ia sadar bahwa ada seekor ikan besar yang memakan umpannya. Tak lama ia pun menarik pancingnya dan didapatinya seekor ikan yang sangat besar. Begitu gembira hatinya

Macam-Macam Jenis Bunga Mawar

Bunga mawar adalah salah satu jenis tanaman hias yang memiliki peminat paling banyak. Selain karena aromanya, bunga mawar juga terkenal karena keindahannya. Oleh sebab itu, jenis bunga mawar disebut dengan Queen of Flower. Tahukah kamu apa saja macam bunga mawar itu?


Berikut beberapa macam-macam bunga mawar yang terdapat di Indonesia:

1. Wild rose atau mawar liar
Wild rose atau mawar liar

Mawar liar berbentuk sederhana dan biasanya dapat berkembang biak dengan cepat. Mawar jenis ini memiliki daya tahan lebih tinggi dibandingkan dengan mawar lainnya. Inilah yang menjadi keunggulan dari mawar liar. Oleh karena itu, mawar liar biasa digunakan sebagai batang bawah untuk melakukan grafting mawar.

2. Mawar kuno atau Old garden roses
Mawar kuno atau Old garden roses

Old garden roses adalah hasil persilangan yang dulu dikenalkan pertama kali pada tahun 1867 oleh Hybrid Tea. Bentuk dari bungan mawar jenis ini sangatlah unik dan keharumannya sudah tentu tak perlu diragukan lagi. Ada banyak sekali jenis old garden roses, diantaranya Alba, Gallica, Damask, Centifolia, moss, China, Portland, Bourbon, Hybrud Perpetual, Tea, Bermuda “Mysterious Rose”.

3. Climbing roses
Climbing roses

Mawar jenis ini dikenal dengan mawar memanjat, yang artinya adalah mawar yang merambat dipagar atau dinding bangunan pagar.

4. Shrub Roses
mawar semak

Shrub roses disebut dengan mawar semak karena semi memanjat atau merambat pada pagar. Keunggulan dari mawar ini adalah dapat mekar lebih lama.

5. Modern Garden Roses
Modern Garden Roses

Modern Garden Roses adalah mawar keturunan Olmd Garden Rose yang memiliki bentuk yang sangat beraneka ragam.

6. Buck Roses
Buck Roses

Buck rose adalah jenis mawar yang pertama kali oleh seorang ilmuwan bernama Profesor Griffith Buck. Ia adalah seorang ahli hortikultura dari Lowe State University. Jenis bunga mawar ini tahan terhadap penyakit dan keganasan musim dingin.

7. English Roses
English Roses

English roses merupakan mawar hasl dari persilangan antara bunga mawar old garden dan mawar modern. English roses memiliki bau yang lebih harum dan mampu berbunga berulang-ulang.

8. Mawar mini atau Miniatur Roses
Mawar mini atau Miniatur Roses

Mawar jenis ini memiliki ukuran bunga yang kecil, ukuran tanamannya pun juga kecil. Oleh karena itu dinamakan mawar mini. Mawar mini biasanya digunakan sebagai mawar pot.